DEFINISI KONVERGENSI MEDIA
Konvergensi media adalah…
Konvergensi berasal dari bahasa Inggris yaitu Convergence. Kata konvergensi merujuk pada dua hal/benda atau lebih bertemu dan bersatu dalam suatu titik. Jadi, Kata “konvergensi” sering digunakan untuk merujuk ke berbagai proses yang berbeda, sehingga terkadang menimbulkan kebingungan. Konvergensi media adalah penggabungan atau menyatunya saluran-saluran keluar (outlet) komunikasi massa, seperti media cetak, radio, televisi, Internet, bersama dengan teknologi-teknologi portabel dan interaktifnya, melalui berbagai platform presentasi digital.
Gerakan konvergensi media tumbuh berkat adanya kemajuan teknologi akhir-akhir ini, khususnya dari munculnya Internet dan digitisasi informasi. Konvergensi media ini menyatukan ”tiga-C” (computing, communication, dan content).
Dampak yang terjadi kalau ada konvergensi media…
Kemungkinan pertama, konvergensi dapat mendorong kompetisi yang lebih besar karena bahan mentah (raw material) bagi semua media saat ini menjadi luar biasa murah. Tidak perlu lagi mengeluarkan biaya produksi tinggi untuk membeli kertas, cukup dalam bentuk digital yang hampir nol biaya produksi.
kemungkinan kedua, konvergensi mendorong terjadinya konsentrasi kepemilikan yang lebih besar pada segelintir elit. Terjadinya banyak merger antar media, mendorong konsentrasi kepemilikan. Contoh, 75 persen dari seluruh suratkabar Amerika dimiliki oleh jaringan suratkabar nasional, dan empat dari jaringan tersebut mengontrol 21 persen pasar. Kepemilikan silang perusahaan media dengan perusahaan non-media (perusahaan minyak, energi nuklir, dsb).
Tantangan konvergensi media…
Berkembangnya teknologi komunikasi dan informasi (information and communication technology / ICT) selama dekade terakhir membawa tren baru di dunia industri komunikasi yakni hadirnya beragam media yang menggabungkan teknologi komunikasi baru dan teknologi komunikasi massa tradisional. Pada dataran praktis maupun teoritis, fenomena yang sering disebut sebagai konvergensi media ini memunculkan beberapa konsekuensi penting. Di ranah praktis, konvergensi media bukan saja memperkaya informasi yang disajikan, melainkan juga memberi pilihan kepada khalayak untuk memilih informasi yang sesuai dengan selera mereka. Tantangan, konvergensi media memberikan kesempatan baru yang radikal dalam penanganan, penyediaan, distribusi dan pemrosesan seluruh bentuk informasi baik yang bersifat visual, audio, data dan sebagainya.
Contoh sederhana tentang konvergensi media…
Contoh yang mudah kita lihat adalah salah satu produknya, sebagai hasil perkembangan terkini pada teknologi handphone. Handphone yang Anda miliki sekarang bisa melakukan fungsi kalkulator, juga bisa untuk menonton siaran TV, mendengarkan siaran radio, membaca suratkabar online, menerima dan mengirim e-mail, memotret, merekam suara, merekam gambar video, selain untuk menelepon dan mengirim SMS seperti yang kita ketahui dulu.
Lalu munculnya fenomena konvergensi media ini menyebabkan banyak bentuk media tradisional harus memutar otak agar bisa bertahan dalam perubahan-perubahan yang sangat cepat ini, khususnya bagi penerbit buku, majalah, dan koran. Kompas misalnya sebagai koran harian terbesar di Indonesia, mulai menata dengan apik koran digitalnya dengan meluncurkan Kompas.com. Detik.com melakukan lebih dahulu hal ini dengan mengubah format penerbitannya menjadi sistem online.
Pada konteks yang lebih luas, konvergensi media sesungguhnya bukan saja memperlihatkan kian cepatnya perkembangan teknologi. Konvergensi mengubah hubungan antara teknologi, industri, pasar, gaya hidup dan khalayak. Singkatnya, konvergensi mengubah pola-pola hubungan produksi dan konsumsi, yang penggunaannya berdampak serius pada berbagai bidang seperti ekonomi, politik, pendidikan, dan kebudayaan. Perubahan ini ditandai dengan meningkatnya penggunaan media konvergen secara luar biasa. Di samping itu, berkat kemajuan teknologi informasi pula, biaya maupun infrastruktur yang diperlukan untuk dapat mengolah dan mengirimkan informasi pun kian murah dari tahun ke tahun. Sebut saja desktop maupun notebook yang sekarang ini laris manis bak kacang goreng karena disamping harganya yang makin terjangkau juga fasilitas yang disediakan juga makin canggih.
Dari contoh-contoh di atas dapat ditarik sejumlah pengertian tentang pengertian komunikasi massa dengan pola tradisional. Perkembangan teknologi dalam konvergensi media ini memungkinkan orang untuk terlibat secara pribadi, antarpribadi, maupun dengan khalayak ramai dalam waktu yang sekaligus.
Ini menunjukan konvergensi media memadukan ciri-ciri komunikasi massa dengan komunikasi antarpribadi yang dilakukan dalam satu media sekaligus. Hal ini disebut dengan demasivikasi, yakni kondisi dimana ciri utama media massa yang menyebarkan informasi secara masif menjadi lenyap. Arus informasi yang berlangsung menjadi makin personal, karena tiap orang mempunyai kebebasan untuk memilih informasi yang mereka butuhkan.
Keuntungan dan Kerugian konvergensi media?
Keuntungan dari konvergensi jenis ini cukup jelas. Ia menghemat uang karena –ketimbang mempekerjakan staf pemberitaan yang terpisah untuk setiap media—pengoperasian bisa lebih murah ketika mempekerjakan reporter yang sama untuk tiga media sekaligus: suratkabar, situs Web, dan stasiun TV. Sebagai tambahan, setiap media itu bisa mempromosikan mitra-mitra medianya. TV berita dapat mendorong pembaca untuk mengunjungi situs web atau membeli suratkabarnya.
Kerugiannya tentu saja, ada sisi yang memberatkan juga. Reporter yang dipekerjakan memerlukan tambahan pelatihan untuk bisa menguasai berbagai media. Hal ini menimbulkan beberapa kontroversi di kalangan reporter media cetak, yang enggan disuruh membawa-bawa kamera video dan perekam suara, sebagai bagian dari peralatan liputan. Jadi reporter dituntut lebih berat dalam peliputannya.
Referensi:
http://ketutsutawijaya.wordpress.com/2009/09/07/konvergensi-media/
http://www.scribd.com/doc/3323133/Konvergensi-Media
http://satrioarismunandar6.blogspot.com/2010/11/memahami-konvergensi-media-media.html
http://abunavis.wordpress.com/2007/12/09/tantangan-masa-depan-konvergensi-media/
Thursday, March 17, 2011
Friday, March 11, 2011
The Social, Political, Economic, and Cultural Dimensions of Search Engines
The Social, Political, Economic, and Cultural Dimensions of Search Engines
Mesin pencari adalah suatu program komputer yang dirancang untuk membantu seseorang menemukan file-file atau informasi yang tersedia di internet yang tersimpan pada sebuah server umum di web. Mesin pencari memungkinkan kita untuk meminta content media dengan kriteria yang spesifik dan memperoleh daftar file yang memenuhi kriteria tersebut.
Menurut saya, mesin pencari adalah tujuan yang terpopuler di-Web, mengingat sejumlah besar informasi yang tersedia untuk pengguna internet dan kebutuhan untuk membantu memilah-milah konten online. Sedangkan hasil pencapaian teknis yang signifikan, mesin pencari juga berlangsung dalam proses sosial dan lembaga yang mempengaruhi bagaimana mereka berfungsi dan bagaimana mereka digunakan.
Dari ranking.com, tempat teratas dipegang oleh Google.com, msn.com, dan yahoo.com. Jutaan orang bertanya kepada mereka untuk menemukan konten setiap hari dan mengajukan pertanyaan miliaran setiap bulan.
Awal mula terbentuknya Google bisa dibilang secara kebetulan. Berawal dari pertemuan antara Larry Page, yang waktu itu berusia 24 tahun dan alumnus Universitas Michigan, dengan Sergey Brin yang berusia 23 tahun pada tahun 1995. Saat itu Larry Page sedang melakukan kunjungan akhir pekan dan diantar oleh Sergey. Dari perbincangan singkat antara Sergey dan Larry tentang mesin pencari yang ada di internet, kedua orang ini sepakat untuk menciptakan mesin pencari yang lebih efektif.
Setelah beberapa lama melakukan riset, akhirnya pada tahun 1996 mereka berhasil menciptakan mesinGoogle. pencari yang kemudian diberi nama Backrub. Mereka terus menyempurnakan mesin pencari Backrub dan mulai mencari investor untuk proyek mereka. Andy Bechtolsheim akhirnya setuju untuk memberikan investasi sebesar 100.000 dolar dalam bentuk cek, dengan syarat nama mesin pencari tersebut diganti dengan Googol, yaitu sebuah kata yang berarti bilangan satu dengan 100 angka 0 dibelakangnya. Tetapi secara tidak sengaja, Andy salah ketik dan menuliskan cek itu untuk perusahaan Google. Tentu saja hal itu membuat cek tersebut tidak bisa dicairkan karena waktu itu belum ada perusahaan yang bernama
Walaupun menurut mereka nama itu unik, tetapi mereka bingung bagaimana mendirikan perusahaan tersebut. Akhirnya Sergey dan Larry kembali mencari investor lain dan berhasil mengumpulkan lebih dari satu juta dolar. Dengan uang itu, mereka bisa membuat perusahaan dengan nama Google dan mencairkan cek dari Andy Bechtolsheim.
Setelah Google resmi diluncurkan, banyak yang memandang sebelah mata bahwa mereka tidak akan bisa meraih sukses. Saat itu, mesin pencari di internet belum banyak digunakan oleh pengguna internet. Tetapi seiring berjalannya waktu, orang-orang semakin banyak yang menggunakan mesin pencari Google dan membuat Google menjadi mesin pencari nomor satu yang paling banyak digunakan orang. Sejarah Google ini membuktikan bahwa pandangan ke depan dari Sergey dan Larry telah berhasil membuat Google menjadi pionir di bidang mesin pencari.
Hingga saat ini, saya melihat orang beralih ke layanan mesin pencari hari demi hari untuk mencari informasi tentang kejadian terkini, kesehatan, produk, layanan pemerintah, bencana alam, lowongan kerja, jual beli, jaringan sosial dan segudang topik lain mulai dari hal-hal duniawi ke paling serius.
Selain halaman web, Mesin pencari juga menyimpan dan memberikan informasi hasil pencarian berupa pranala yang merujuk pada file, seperti file audio, file video, gambar, foto dan sebagainya, serta informasi tentang seseorang, suatu produk, layanan, dan informasi beragam lainnya yang semakin terus berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi informasi.
Ketika seorang pengguna mengunjungi mesin pencari dan memasukkan query, biasanya dengan memasukkan kata kunci, mesin mencari indeks dan memberikan daftar halaman web yang paling sesuai dengan kriterianya, biasanya disertai ringkasan singkat mengenai judul dokumen dan kadang-kadang sebagian teksnya.
Manfaat mesin pencari bergantung pada relevansi hasil-hasil yang diberikannya. Meskipun mungkin ada jutaan halaman web yang mengandung suatu kata atau frase, sebagian halaman mungkin lebih relevan, populer, atau autoritatif daripada yang lain.
Terkadang saya sering menemukan halaman yang tidak relevan, yang disebabkan oleh database yang kurang lengkap. Kebanyakan mesin pencari menggunakan berbagai metode untuk menentukan peringkat hasil pencarian agar mampu memberikan hasil "terbaik" lebih dahulu. Cara mesin menentukan halaman mana yang paling sesuai, dan urutan halaman-halaman itu diperlihatkan, sangat bervariasi. Metode-metodenya juga berubah seiring waktu dengan berubahnya penggunaan internet dan berevolusinya teknik-teknik baru.
Terkadang saya sering menemukan halaman yang tidak relevan, yang disebabkan oleh database yang kurang lengkap. Kebanyakan mesin pencari menggunakan berbagai metode untuk menentukan peringkat hasil pencarian agar mampu memberikan hasil "terbaik" lebih dahulu. Cara mesin menentukan halaman mana yang paling sesuai, dan urutan halaman-halaman itu diperlihatkan, sangat bervariasi. Metode-metodenya juga berubah seiring waktu dengan berubahnya penggunaan internet dan berevolusinya teknik-teknik baru.
Sebagian besar mesin pencari web adalah usaha komersial yang didukung pemasukan iklan dan karenanya sebagian menjalankan praktik kontroversial, yaitu membolehkan pengiklan membayar agar halaman mereka diberi peringkat lebih tinggi dalam hasil pencarian.
Cara kerja mesin pencari adalah mesin pencari menjelajah Web untuk melihat apa yang ada. Tugas ini dilakukan melalui bagian dari perangkat lunak, disebut crawler atau spider (atau Googlebot, seperti halnya dengan Google). Spider mengikuti link dari satu halaman ke halaman lain dan semua indeks mereka temukan dalam perjalanan mereka.
Setelah halaman dijelajahi, langkah selanjutnya adalah indeks isinya. Halaman diindeks disimpan dalam database raksasa, dari mana nantinya bisa diambil. Pada dasarnya, proses pengindeksan adalah mengidentifikasi kata-kata dan ungkapan yang paling menggambarkan halaman dan menugaskan halaman untuk kata kunci tertentu. Untuk manusia tidak akan mungkin untuk memproses jumlah tersebut informasi tetapi umumnya mesin pencari menangani baik-baik saja dengan tugas ini.
Setelah halaman dijelajahi, langkah selanjutnya adalah indeks isinya. Halaman diindeks disimpan dalam database raksasa, dari mana nantinya bisa diambil. Pada dasarnya, proses pengindeksan adalah mengidentifikasi kata-kata dan ungkapan yang paling menggambarkan halaman dan menugaskan halaman untuk kata kunci tertentu. Untuk manusia tidak akan mungkin untuk memproses jumlah tersebut informasi tetapi umumnya mesin pencari menangani baik-baik saja dengan tugas ini.
Ketika datang permintaan pencarian, mesin pencari proses itu - yakni membandingkan string pencarian dalam permintaan pencarian dengan halaman yang diindeks dalam database. Karena ada kemungkinan bahwa lebih dari satu halaman (praktis itu adalah jutaan halaman) berisi string pencarian, mesin pencari mulai menghitung relevansi setiap halaman dalam indeks untuk string pencarian. .
Ada berbagai algoritma untuk menghitung relevansi. Masing-masing algoritma mempunyai bobot relatif berbeda untuk faktor umum seperti kepadatan kata kunci, link, atau metatag. Itu sebabnya mesin pencari yang berbeda memberikan hasil pencarian halaman yang berbeda untuk pencarian string yang sama. Apa yang lebih, itu adalah fakta diketahui bahwa semua mesin pencari utama, seperti Yahoo!, Google, MSN, dll secara periodik mengubah algoritma mereka dan jika Anda ingin tetap di atas, Anda juga perlu menyesuaikan halaman Anda dengan perubahan terbaru . Inilah salah satu alasan (yang lain adalah pesaing Anda) untuk mengabdikan upaya permanen untuk SEO, jika Anda ingin berada di atas . .
Langkah terakhir dalam aktivitas pencarian mesin adalah mengambil hasil. Pada dasarnya, tidak lebih dari sekadar menampilkan mereka dalam browser - yaitu halaman hasil pencarian tanpa akhir yang diurutkan dari yang paling relevan dengan situs yang paling relevan.
Saat ini perkembangan search engine sudah semakin pesat, banyak search engine baru yang kini bermunculan untuk bersaing dengan Google seperti Wolfram Alpha keluaran Yahoo. Saya sendiri masih menjadikan Google sebagai mesin pencari yang utama karena sudah familiar dan terbiasa menggunakannya. Berkembangnya SEO juga membuat pencarian kita semakin akurat.
Tetapi dampak negatifnya, banyak orang memanfaatkan SEO menjadi media promosi untuk iklan-iklan mereka, sehingga seringkali apa yang kita cari malah berujung pada halaman-halaman iklan yang sebenarnya bukanlah tujuan dari pencarian kita. Selain itu terkadang kita melakukan pencarian, lebih sering menemukan pertanyaan daripada jawaban, seperti yang saya baca dalam artikel yang ditulis oleh Eszter Hargittai. Semoga seiring dengan perkembangan teknologi informasi, kualitas mesin pencari semakin sempurna dari waktu ke waktu.
Tetapi dampak negatifnya, banyak orang memanfaatkan SEO menjadi media promosi untuk iklan-iklan mereka, sehingga seringkali apa yang kita cari malah berujung pada halaman-halaman iklan yang sebenarnya bukanlah tujuan dari pencarian kita. Selain itu terkadang kita melakukan pencarian, lebih sering menemukan pertanyaan daripada jawaban, seperti yang saya baca dalam artikel yang ditulis oleh Eszter Hargittai. Semoga seiring dengan perkembangan teknologi informasi, kualitas mesin pencari semakin sempurna dari waktu ke waktu.
Referensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/Mesin_pencari
Link : http://jcmc.indiana.edu/vol12/issue3/hargittai.html
Subscribe to:
Posts (Atom)